Mungkin ini salah dua yang paling sering ditanyakan orang-orang kepada para jomblo atau bahasa halusnya single, kapanpun dan dimanapun. Biasanya kita yang diberi pertanyaan demikian hanya bisa tertawa renyah dan tidak bisa menjawab, atau biasanya akan keluar alasan-alasan seperti, ”belum ketemu sama jodohnya” atau ”masih ingin sendiri dulu” dan beribu alasan basi lainnya.
Tapi setelah gue telaah secara mendalam dengan melakukan riset-riset aktual, tajam dan terpercaya, maka keluar dua sebab ”konyol” mengapa sampai saat ini kita masih saja jomblo.
1. ”Terlalu sibuk mencari Superman, tapi tak melihat Clark Ken ada di sebelahnya.”
Kita biasanya terlalu sibuk dengan tujuan mencari jodoh dengan berbagai cara, pergi ke beberapa tempat sampai ada yang bertanya ke dukun. Padahal kita sendiri yang kadang sering tidak peka dengan mereka-mereka yang ada di sekitar kita yang sudah menebar ”kode”, kalau salah satu dari mereka itulah calon jodoh kita. Seperti kalimat di atas, kita kadang terlalu sibuk mencari sosok Superman tapi padahal si Clark Ken ada di sebelah kita. Bagi yang belum tau, Clark Ken ini adalah nama si Superman itu sendiri. Lucu ya? Ya, memang. Sebaiknya mulai sekarang kita harus bisa lebih peka lagi dengan orang-orang di sekitar kita, yang mungkin salah satu dari mereka adalah calon jodoh kita. Lalu, siapa yang mau jadi jodoh saya? Skip
2. ”Nyari jodoh itu selalu pertentangan otak dan hati, otak akan bilang tiga alasan, tapi hati memberikan satu dorongan.”
Betul banget. Sebab susah mencari jodoh itu kadang terjadi karena ada pertentangan hati. Kita sudah mulai peka nih dengan lingkungan kita, tapi pas kita mau mendekati calon yang kita suka, ada pertentangan yang dilakukan antara otak dan hati. Otak dan hati saling berbeda pendapat. Otak mengatakan tiga alasannya, pertama: ”Ya, dia terlalu cantik buat saya.” atau ”Dia terlalu pintar buat saya.” dan kita jadi merasa tidak cocok dengan dia, kedua: ”saya kan cantik, dia gak cocok lah sama saya.” atau ”Apa kata orang nanti kalau saya jadian sama dia.”. Dan yang ketiga: ”saya pikir memang tidak pantas berjodoh dengan dia dan saya yakin dia bukan jodoh saya.”
Ya, begitulah. Otak terkadang berpikir terlalu sombong dan pesimis untuk menyambut calon jodoh kita. Tapi, beda hal nya dengan hati. Hati biasanya hanya memberikan satu saja dorongan: ”Udah, coba aja dulu. Mungkin memang dia yang jadi jodoh kamu.” Nah, bingung kan? Otak dan hati yang bertentangan.
Akhirnya, biasanya dengan penggabungan dua sebab ini, ketidakpekaan kita dan dominasi otak dalam menentukan calon jodoh kita, akhirnya ya akan muncul pertanyaan pertama tadi:
”Udah punya pacar?” atau ”Kapan nikah?”
Kalian mau jawab apa? he he,..
Tapi setelah gue telaah secara mendalam dengan melakukan riset-riset aktual, tajam dan terpercaya, maka keluar dua sebab ”konyol” mengapa sampai saat ini kita masih saja jomblo.
Ya, kenapa cuma ada dua? Karena alasan-alasan lainnya bisa kalian cari di blog-blog lain, dan di blog ini cuma ada dua. Kalau masih mau lanjut membaca, harap tenang dan baca sampai akhir. Maaf.. maaf.. saya tidak bermaksud kasar, sebaiknya mari kita tertawa bersama. Hahaha.Jadi, apa saja dua penyebab itu. Ada di bawah ini:
1. ”Terlalu sibuk mencari Superman, tapi tak melihat Clark Ken ada di sebelahnya.”
Kita biasanya terlalu sibuk dengan tujuan mencari jodoh dengan berbagai cara, pergi ke beberapa tempat sampai ada yang bertanya ke dukun. Padahal kita sendiri yang kadang sering tidak peka dengan mereka-mereka yang ada di sekitar kita yang sudah menebar ”kode”, kalau salah satu dari mereka itulah calon jodoh kita. Seperti kalimat di atas, kita kadang terlalu sibuk mencari sosok Superman tapi padahal si Clark Ken ada di sebelah kita. Bagi yang belum tau, Clark Ken ini adalah nama si Superman itu sendiri. Lucu ya? Ya, memang. Sebaiknya mulai sekarang kita harus bisa lebih peka lagi dengan orang-orang di sekitar kita, yang mungkin salah satu dari mereka adalah calon jodoh kita. Lalu, siapa yang mau jadi jodoh saya? Skip
2. ”Nyari jodoh itu selalu pertentangan otak dan hati, otak akan bilang tiga alasan, tapi hati memberikan satu dorongan.”
Betul banget. Sebab susah mencari jodoh itu kadang terjadi karena ada pertentangan hati. Kita sudah mulai peka nih dengan lingkungan kita, tapi pas kita mau mendekati calon yang kita suka, ada pertentangan yang dilakukan antara otak dan hati. Otak dan hati saling berbeda pendapat. Otak mengatakan tiga alasannya, pertama: ”Ya, dia terlalu cantik buat saya.” atau ”Dia terlalu pintar buat saya.” dan kita jadi merasa tidak cocok dengan dia, kedua: ”saya kan cantik, dia gak cocok lah sama saya.” atau ”Apa kata orang nanti kalau saya jadian sama dia.”. Dan yang ketiga: ”saya pikir memang tidak pantas berjodoh dengan dia dan saya yakin dia bukan jodoh saya.”
Ya, begitulah. Otak terkadang berpikir terlalu sombong dan pesimis untuk menyambut calon jodoh kita. Tapi, beda hal nya dengan hati. Hati biasanya hanya memberikan satu saja dorongan: ”Udah, coba aja dulu. Mungkin memang dia yang jadi jodoh kamu.” Nah, bingung kan? Otak dan hati yang bertentangan.
Akhirnya, biasanya dengan penggabungan dua sebab ini, ketidakpekaan kita dan dominasi otak dalam menentukan calon jodoh kita, akhirnya ya akan muncul pertanyaan pertama tadi:
”Udah punya pacar?” atau ”Kapan nikah?”
Kalian mau jawab apa? he he,..


0 komentar:
Post a Comment