ingatkah poto ini kawan,..?? he he
Hubungan bukan cuma soal 2 kepala saja nah dari aktivitas rutin bercinta bisa muncul anak-anak lucu tanpa dosa yang mesti diperjuangkan hidupnya. Kalau hanya mengikuti kata hati, bisa saja kita pilih dia yang etos kerjanya buruk sekali. Tapi mulutnya manis. Pelukannya magis. Hasilnya, calon keluarga kita lah yang akan meringis.
Memilih dia yang gigih bekerja bukanlah dosa. Tak perlu juga khawatir disebut matre hanya karena memilih dia yang bisa diajak membangun kemapapan bersama. Tidak ada yang salah dengan mempertimbangkan pendapatan. Bukankah toh cinta dan perasaan memang tak bisa dimakan? Jatuh cinta itu mudah. Menciptakan pesta resepsi meriah juga masih masuk kategori mudah. Kehidupan pasca resepsi lah yang sering membuat payah. dan saya melihat bukti cinta kalian yang tulus dari sejak mengenyam banku kuliah hingga saat ini, dan itulah yang membuat aku kagum, sebenernya susah sih menrutku, maka itulah yang membuat kalian spesial,
Selepas hingar bingar pesta perayaan sebagai pasangan anyar sudah usai, pintu episode yang sebenarnya baru dimulai. Makan di luar sudah tidak bisa dilakukan sesering dulu lagi. Kalian mesti pintar-pintar menyiasati menu. Memilih yang mudah dimasak, enak, dan yang jelas masuk akal nominal belanjanya.
Belum lagi kalau gadismu langsung hamil setelah itu. Bujet nonton mesti rela dicoret sementara, karena biaya kontrol ke dokter obsgyn mengakuisisi kucuran dana. Ngopi-ngopi cantik harus diikhlaskan, sebab biaya pampers dan vaksin anak mulai masuk ke tagihan. Cicilan KPR juga menanti. Membuatmu dan pasangan mesti berkomitmen sekian puluh tahun demi mencicil hunian yang diingini. Jatuh hati dan memilih bersatu memang soal perasaan.
Menghadapi hidup yang makin tidak ringan macam ini, mencari kebahagiaan bisa dari mana saja. Hidup adalah tentang cara bertahan dan saling menghormati antara pasangan di tengah berbagai desakan kebutuhan. Dibutuhkan partner yang tak mudah menciut saat menghadapi kesulitan.
Cinta memang tak pernah mengenal apa dan siapa. Dulu kamu masih begitu polos, kini kamu siap menjadi ibu dan bapak kawan. Terimalah doaku ini kawan, semoga bahagia selalu menyertai kamu.Selamat buat sahabatku joko dan citra, serta Adi dan dewi Selamat menempuh hidup baru



0 komentar:
Post a Comment